menyalakan lampion harapan

Sudah sejak lama orang terpesona pada cahaya.
Munculnya ide membuat kembang api, damar kurung yang dihias, atau lampion, adalah dari keterpesonaan pada cahaya.
Cahaya -sekalipun kecil- di tengah kegelapan menjadi simbol adanya harapan. Sebab dengan adanya cahaya maka kita boleh berharap akan beroleh orientasi, jadi tahu kemana harus melangkah selanjutnya.

Semalam,
relawan Jokowi-JK bersama dengan relawan serupa di seluruh Indonesia mengajak masyarakat untuk bergabung mengungkapkan rasa syukur dengan menerbangkan lampion yang jumlah keseluruhannya sama dengan jumlah pulau di indonesia. Kita diajak bersyukur karena telah melampaui saat genting dalam kehidupan demokrasi dengan memilih Presiden dan Wakilnya secara damai.
Di Yogyakarta, acara itu diselenggarakan oleh ARKOM dan Tetangga JokowiJK di alun-alun selatan Karaton Yogyakarta.
Lokasi itu strategis karena tepat berada di pusat kota, dan di malam hari tempat itu sering dijadikan area berkumpul masyarakat Yogya.
Berbeda dari yang lain, acara di Yogya tersebut tidak berupa penerbangan lampion sebab lampion yang diterbangkan di pusat kota itu dikhawatirkan akan mengganggu lintasan penerbangan pesawat dari dan ke bandara Adisucipto Yogyakarta.
Namun,
kegembiraan tidak berkurang, sebab lampion yang sudah dibubuhi tulisan berbagai harapan itu -misalnya: No KKN, Perbanyak Perumahan Rakyat… dsb,- diliput oleh kamera yang diterbangkan dengan pesawat nirawak (drone).

DSC_0030Dokumentasi ini menjadi penting sebagai saksi acara yang cukup unik ini.

konsumen dan produk

…ketika sebuah layanan online itu gratis, Anda sebenarnya bukan konsumen. Anda adalah produk itu sendiri

tim cook, CEO apple

berharap pulang

[telat.
sudah siang.
kopi pagi sudah dingin:
manggarai overroasted.
pahit gosong dengan manis gula aren]
cleguk!

sesuk ngonthel ke desa-desa aja
jalan menuju kota gaduh slalu je..
cekluk… cekluk…

kembali ke timur.
kembali ke asal-usul.

1 2 3 86