Archive of ‘maps’ category

MELIHAT


Mata adalah perlengkapan navigasi dari tubuh kita. Mata membimbing kita untuk mengetahui dan mencapai sesuatu. Bahkan dalam situasi tertentu, penglihatan-‘visual’ [penampakan yang diserap mata] dapat menentukan apa yang kita percayai.

“Yes I see” begitu ungkapan orang ‘Barat’ bila mereka telah memahami sesuatu, karena bagi mereka “Seeing is believing”. Tetapi dalam konteks tertentu bisa berarti “Ya, aku lihat”. Di jawa, istilah “ngangsu kawruh/kaweruh” berarti menimba ilmu atau ketika orang Jawa mengatakan “Aku weruh”, itu bisa berarti “Aku melihat” dalam arti yang sebenarnya.

Ternyata ada beragam pengertian tentang melihat, beda kultur, konteks, dan medium dapat mempunyai perbedaan pengertian, hal ini tentunya berhubungan dengan cara pandang tiap orang terhadap dunia di sekelilingnya. Cara pandang yang berbeda tentunya memberikan temuan yang berbeda, dari temuan yang berbeda akan melahirkan produk yang berbeda.

Catatan di atas dikutip dari leaflet yang diedarkan oleh YAYASAN SENI CEMETI, penyelenggara worksop tadi. Saya ambil bagian di dalamnya dengan mengajak peserta untuk mendiskusikan ihwal PETA sebagai representasi tempat/ruang namun juga sebagai alat kendali. Setiap peta selalu dibuat untuk kepentingan tertentu sehingga karenanya tidak pernah ‘obyektif’, tidak pernah sama untuk semua orang. Ironi ini dialami oleh siapa saja yang memasuki dunia visual. Visualisasi memang memiskinkan imajinasi, membatasi kemungkinan-kemungkinan.

1 2