menulis dari jarak dekat

barusan baca buku “pramoedya ananta toer dari dekat sekali”, tulisan sang adik koesalah soebagyo toer.judulnya saja sangat menarik, mengungkapkan kebenaran bahwa tulisan yang disajikan itu memang tulisan dari jarak dekat. lain dari itu, isinya juga menarik: catatan-catatan ringkas tentang hal-hal yang menurut pak koesalah belum pernah diketahui publik tentang kakaknya itu. dari tulisan-tulisan seperti ini nampaklah sisi lain dari tokoh kita.
mengapa menulis dari jarak dekat itu menarik?

tidak lain karena menulis itu selalu dikerjakan dengan jarak. ada jarak yang harus disadari ada ketika kita memindah pengalaman menjadi tulisan. ungkapan ‘dari dekat sekali’ itu menyatakan bahwa menulis tetap selalu berjarak, meski pun jarak itu secara nisbiah bisa jauh bisa dekat [sekali], tapi tetap saja ada jarak. tidak saja karena penulis [sang adik] dan sang kakak itu dua persona yang berbeda, tapi memang memindah realita ke dalam representasi itu menyipta jarak.

tentunya, ini berlaku juga untuk tulisan tentang isi benak sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *