modern architecture and photography
fotografi itu penting bagi studi sejarah arsitektur, di samping dokumen bergambar lain. foto memberi kita gambaran mengenai obyek arsitektural berikut konteks atau setting di mana ia berada. memberi kita nuansa lewat bayangan gelap-terang maupun proporsinya terhadap bangunan lain dan terhadap ukuran tubuh manusianya.
penemuan dan penggunaan fotografi oleh arsitek modern telah mengubah cara mereka memandang arsitektur dan sejarah. tidak heran bila pada masa sekitar awal abad ke-20 banyak portfolio fotografer menyantumkan foto-foto bangunan. demikian pula para arsitek -di dasawarsa kedua abad keduapuluh- gambar-gambar dari bangunan masa lalu kurang menjadi minat mereka. para arsitek modern lebih tertarik pada foto-foto bangunan mutakhir, khususnya yang dirancang oleh para bintang arsitek tertentu. dan dukungan media massa membuat foto-foto dan sikap mental di baliknya itu menyebar lebih luas ke seluruh dunia.
james c. ackerman menulis esai “on the origin of architectural photography” dalam buku suntingan kester rattenbury “this is not architecture”, h.34 demikian:
modern history of architecture had its origins in western europe at about the time when photographs of buildings became available to scholars. photographs did not create the discipline; but without them opportunities for the development of sophisticated research methods would would not have been available to scholars who had had access only to drawings and traditional prints.
Posted via email from lihatlah
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.


