burung-burung manyar

Burung-Burung Manyar
ini cara rama mangun mengisahkan babak peralihan.
berada dalam babak peralihan, kemungkinan yang terjadi adalah percampuran identitas di sana sini, di kedua belah pihak. pinjam-meminjam, tukar menukar peran, tukar-menukar posisi.
demikianlah maka sekujur novel yang mengambil setting peralihan antara belum dan sudah merdekanya indonesia ini penuh dengan pertukaran identitas tadi.
ada orang belanda tapi pro indonesia. dan sebaliknya, ada orang indonesia tapi pro belanda. demikian pula identitas karakter dalam wayang [suatu semesta simbolik yang dikenal oleh sebagian pembaca novel rama mangun] dipertukarkan dan dipermainkan.
jadi,
membaca novel ini, bisa menemukan 2 lapis kisah: kisah yang dinarasikan di permukaan, itu yang pertama. tapi juga ada kisah lain, yakni kisah pertukaran identitas, yang disimbolkan oleh penggunaan nama, pemeranan tokoh yang semuanya bermuara pada kesimpulan bahwa revolusi indonesia adalah pengalaman kultural yang dahsyat. mengubah sampai ke lapis-lapis dasar struktur identitas kita. karena itu, demikian pesan yang saya tangkap lewat strategi berkisah rama mangun ini: hargailah nation indonesia yang sudah terbentuk sebagi buah revolusi tadi.

sampai di sini saya tertegun.
indah sekali cara rama mangun menyampaikan pesannya!
terima kasih rama…

[terbayanglah cara boris pasternak menggarap problem kultural yang sama: revolusi bolzhevik dalam doktor zhivagonya]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *