[masih] bangsal tamanan

lokasi bangsal ini perlu diberitahukan karena ada beberapa rekan tertarik untuk mengunjunginya [he..he..]. bangsal tamanan ada di sebelah barat dari bangsal sri manganti, sebelah utara dari gedhong jene dan sebelah timur dari kedhaton kilen. kita masuk dari utara, di sebalik selatan dari masjid suranatan, seyogyanya kita minta ijin petugas keamanan yang jaga di sana. lihatlah, lokasi yang sangat istimewa!

revianto, arsitek muda yang banyak mengetahui seluk-beluk arsitektur kraton yogyakarta, pernah memberi keterangan bahwa “lokasi bangsal ini terlalu istimewa untuk seorang juru taman. kecuali bila juru taman itu dipahami sebagai sang baginda sendiri yang dalam tradisi kraton agraris mendapatkan gelar sebagai juru taman.

bangsal ini, berikut bagian-bagian tambahannya, dicat warna biru tua, kecuali bangsal inti yang berwarna merah, coklat dan prada keemasan. sekarang tiap hari ada ibu-ibu yang membatik di emperan depannya, sedangkan bagian timurnya dipergunakan untuk klinik kraton.

mengamati konsol atau voute yang berukirkan macam-macam binatang itu [sepasang kutilang, rusa, ayam, dan naga cina], maclaine pont membantah dugaan bahwa bangsal ini dikerjakan oleh para tukang cina [die console nu zijn oorspronkelijk ook geen chineesche form]. ini adalah bangunan bangsal jawa dengan konsep sistem struktur asli jawa dan dikerjakan oleh tukang-tukang jawa. mungkin bangsal ini buatan orang jawa pedalaman sendiri dari masa-masa ketika hubungan dengan pesisir masih lancar. ketika para tukang masih memelihara tradisi ketrampilan mereka yang gemilang.

sekarang, kemana perginya para tukang?

1 Comment on [masih] bangsal tamanan

  1. daniel
    October 1, 2007 at 9:36 am

    mas, bagaimana dengan komentar Pont mengenai fungsi voute itu (sorry aku blm baca artikelnya) apakah memang struktural atau hanya sekadar ornamen saja? tapi menurut kaidah mekanika sih mustinya dipertemuan itu perlu perlakuan khusus dan voute itu salah satu bentuk manifestasinya? virtuositas itu bakal langgeng kalo ada faedah atau penghargaannya… kalo gak “ya gitu aja kok repot” … hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *