keganasan orang beriman

indonesia barusan digegerkan oleh pembantaian keji oleh orang-orang anggota forum pembela islam [FPI] terhadap jemaah ahmadiyah di cikeusik, banten.
belum habis keheranan itu, mendadak pula orang-orang yang berasas sama menyerbu dan merusak dan membakar tiga buah gereja di temanggung, jawa tengah.
protes merebak di mana-mana.
vatican pun diberi laporan mengenai kekejian ini. juga negara-negara eropa dan amerika pun mengutuknya.

tentu ini bikin malu kita sebagai sebuah bangsa.

saya rasa ada benarnya mengatakan FPI itu orang-orangnya lugu. mereka hanyalah melaksanakan dengan sungguh dan patuh apa yang buat mereka pantas dikerjakan.
yang bermasalah adalah ajaran mereka yang anti-toleransi itu.. kayaknya kok itu virusnya, yang gak akan hilang dengan cuma membubarkan organisasinya. kelak akan hidup lagi dengan pemeran baru, nama baru. di tempat baru… misalnya dengan nama FPK [forum pembela kristen] yg dilakukan oleh orang2 kristen fanatik…

mereka ini lugu. patuh tanpa reserve pada ajarannya. mereka perlu dihukum tapi tidak bisa balas dibunuh. justru harus kita sayangi karena kelemahan mereka shg gak bisa berpikir jernih dan menimbang dengan nurani.
dengan kata lain, mereka ini “tidak tahu dengan apa yang mereka perbuat”. kita pantas mendoakan mereka karena ketidaktahuan mereka ini.
sedangkan kalau kita membalas mereka dengan membantainya, maka virus itu sudah jelas berpindah ke diri kita. kita sekarang yang jadi aktor pengganti mereka. kalah atau menang, kita sudah jadi hamba virus kekerasan ini.
karena itu, rasanya memang para pemimpin umat harus mengganti ajarannya dengan yang lebih manusiawi… manusia itu kesayangan tuhan kok.
juga para pembantai itu pun tuhan sayangi, cumak sayangnya mereka ini gak tahu kalo sedang dipakai roh jahat menjalankan aksi… dalam ketulusan mereka menjalankan ajaran agama, di saat yang sama ia jadi kendaraan penghuni neraka.
karena ketidaktahuan!
begitu banyak orang2 tulus beragama yang sekaligus keji pada sesama. di agama apa pun.

membubarkan organisasi ini?

sebentar lagi juga akan dibubarkan oleh yang bikin. karena terlalu riskan meneruskannya. tinggal 2 tahun lagi. dan dunia sudah mengutuk. lagi pula, kalau dibubarkan, mereka tidak bisa diusut atau dimintai pertanggungjawabannya.
si pembikin dan si pelakunya aman.
tapi persoalannya belum hilang. virus kebencian itu sudah menyebar di tingkat akar rumput. kali lain nanti, kalau yang sekarang jadi kurban itu cukup kuat, mereka akan membalas dendam. juga secara ngawur pada bangunan atau orang2 yang mereka anggap “sejenis” degan musuh mereka.
yang lestari adalah kerusakan terus menerus bangsa kita…
gigi kalau dibalas dengan gigi begitulah jadinya.
betapa benarnya ungkapan “kalau elo ditabok pipi kiri, kasih gih pipi loe yang kanan”…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *