ada tapi tak teraba

ada seorang teman menulis begini di jaringan sosial:

“Entah apa kata dan alasan polisi-jaksa-KPK, dalam pengejaran ibu XXX
ini, mereka tidak bisa/belum melaksanakan tugas dengan baik. Ini harus
mereka akui, wong nyatane sampai dunia sekarang belum ketemu ..
Padhahal bu XXX kan yo manusia biasa (punya suami, punya anak), kan ya
figur nyata(ada fotonya), bukan jenis manusia sakti yg bisa ngilang
atau semacam dhemit, yg ada tapi tak teraba ya ??”

‎”yang ada tapi tak teraba”
kalimat ini menarik,
sering terdengar di kitab2 suci atau dongeng ttg tokoh hebat.
apakah mungkin dulu simbah-simbah kita berhadapan dengan fenomena serupa yang
kemudian merumuskannya dengan kalimat seperti rumusan di atas itu ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *