sudah diatur susah diatur

jalanan di yogya, sepertinya juga di kota lain di indonesia, akhir-akhir ini dikuasai sepeda motor.
itu tidak masalah.
yang menjadi masalah adalah kendaraan satu ini memberi keleluasaan yang besar untuk memanfaatkan ruang pergerakan yang minimal. dalam celah-celah antar kendaraan, sepeda motor mampu bergerak cepat menyusupinya.
karenanya, pola pergerakan sepeda motor di jalanan padat kota yogya, susah diduga.
kadang berjalan kencang di sebelah kiri kita, kadang di kanan kita.
ini mencemaskan kita yang mengendarai mobil.
pun bagi kita yang bersepeda. sepeda motor bisa lari kencang berhubung volumenya lebih ramping dari mobil, tapi kecepatannya lebih kencang dari sepeda. pelanggaran aturan lalu lintas, kebanyakan dilakukan oleh pengendara sepeda motor, berhubung dengan kelebihan-kelebihannya dibandingkan mobil maupun sepeda.

saya dulu mengira, kenekadan berkendaraan ini karena jalanan kita tidak ada aturan. saya mengira bahwa jalanan adalah ruang kontestasi yang mirip hutan rimba dengan hukumnya.
tapi,
saya dua hari ini, ketika menyusuri kembali jalanan yang pernah saya kenal dan tinggalkan sekian lama ini, anggapan saya tadi tidak sepenuhnya benar. jalanan di yogya SUDAH ADA ATURANNYA. sudah ada semboyan, amar, peringatan, larangan dalam berlalu lintas di jalan. DLLAJR dan kepolisian sudah menyediakan aturan-aturan yang perlu dalam berkendara.

berarti dengan demikian, keruwetan dan keadaan kacau balau di jalan itu lebih karena disebabkan oleh perilaku pengguna jalan itu sendiri. alias, kita semua pengguna jalan itu.
perilaku kita di jalanan benar-benar gila!
di jalanan, kita berubah serta-merta dari manusia menjadi sekadar animal belaka.
liar, mengerikan!

susah benar mengatur orang, di tempat kita.
susah sekali meminta masyarakat untuk tunduk pada aturan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *