bungkus dan identitas

meski pun bahan yang digunakan sama, namun bila disajikan dalam bungkus yang berbeda-beda, nama makanan itu pun berbeda pula. bukan hanya namanya, namun juga rasanya. juga lauk-pauk. atau kudapan lain yang biasa menyertainya  pun tidak sama. masing-masing makanan ini membawa juga konteksnya sendiri.

dalam kasus ini, masing-masing makanan mendapatkan identitasnya dari bungkus yang mengemasnya.
apakah kasus ditetapkannya identitas oleh bungkus ini bisa diperluas untuk persoalan kultural seumumnya juga?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *