MANUS

Saya sangat terkesan dengan bagian tubuh yang satu ini karena menurut saya peradaban manusia dalam mengubah dunia dilangsungkan melaluinya.

Melalui tangan [ Manus, Latin], manusia juga menetapkan posisinya dalam sejarah.

Pembicaraan mengenai tangan dalam konteks budaya di mana saya dibesarkan [Jawa] adalah juga bicara mengenai kerja. “Bekerja” dalam kultur itu diistilahkan sebagai ngasta atau kalau diindonesiakan secara hurufiah dimengerti sebagai “menangani”. Dengan tangan manusia menyiptakan benda-benda dan peralatan yang mengisi dunia ciptaannya. Atau dunia kulturalnya.

Oleh sebab itu dalam jurnal LECTIO ini saya ingin menghimpun hal-hal yang sudah dan sedang saya kerjakan hingga selama ini: tulisan dan macam-macam hasil pekerjaan [tangan] saya.

Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan teguhkanlah perbuatan tangan kami, ya, perbuatan tangan kami, teguhkanlah itu.”
Mazmur 90:17