apa itu arsitektur?

menerima permintaan agar menuliskan apa itu arsitektur menurut pemahaman saya, itu sungguh tidak terpikirkan.iya, apa itu arsitektur? tapi juga, untuk apa kita merumuskannya? ada kepentingan apa?

kita orang nusantara tidak mengenal istilah arsitektur itu. kita punya rumah, bangunan-bangunan, tapi tidak menyebutnya sebgai arsitektur. bahkan lihatlah saya menggunakan istilah ‘bangunan-bangunan’ dalam kalimat sebelum ini.

kita menyebutnya bangunan, sebab itu merupakan produk dari aktivitas membangun: merangkai dan menegakkan unsur-unsur atau bahan-bahan yang lebih sederhana sehingga menjadi struktur yang lebih besar.
sedangkan kata wangun dalam bahasa jawa itu selain berarti membangu [ngawangun] juga berarti pantas, baik, indah. jadi, membangun itu menghasilkan produk yang selain tegak di muka bumi, juga pantas, indah, baik.

kalau pun dipaksa untuk mengatakan sesuatu tentang arsitektur, maka harus disadari bahwa istilah ini sudah melebar ke mana-mana. ke berbagai disiplin. kita bisa memahami ketika istilah ini masuk ke ranah ekonomi sehingga ada istilah “arsitektur APBN 2019”, juga di ranah teknologi informasi dikenal “arsitektur sistem komputer”. bisa ditambah juga dari ranah-ranah keilmuan yang lain, yang di dalamnya mengandung pengertian rangkaian, susunan, jalinan yang sistemik.
barangkali wewangunan -atau bangunan- itu pun bisa disebut arsitektur karena ia merupakan produk dari tindakan membangun sehingga rangkaiannya terhubung secara sistemik.

lalu, untuk kepentingan apa kita menelisik dan merumuskan [kembali] pengertian ini? apakah sedang berlangsung erosi pengertian arsitektur mula-mula? itu baik, karena itu tanda bahwa penghayatan kita sekarang tidak klop lagi dengan istilah yang digunakan. artinya lagi, ini tanda sejarah bergerak maju.

imagiri

bukit ini masih berkabut, seperti namanya.asal kita datang pada waktunya.
waktu memang berkuasa dalam menentukan kapan identitas itu tampil sepenuhnya.

pagi hari, ketika orang belum sepenuhnya bangun dan segar badannya, bukit yang di puncaknya tertata makam itu sudah diterobosi oleh cahaya matahari lewat ranting dan dahan yang menyaringnya.

di makam ini, pagi hari adalah momen yang berharga.
saya sendiri belum pernah ke sana malam hari.
barangkali sama kualitasnya.

yang jelas,
ketika kita bangun, keindahan imagiri pun bangun.

four stories to tell

"[Jorge Luis] Borges said there are only four stories to tell: a love story between two people, a love story between three people, the struggle for power and the voyage," Coelho has said. "All of us writers rewrite these same stories ad infinitum."

1 2 3 4 181