tradition

Quote

Take the notion of tradition: it is intended to give a special temporal status to a group of phenomena that are both successive and identical (or at least similar); it makes it possible to rethink the dispersion of history in the form of the same; it allows a reduction of the difference proper to every beginning, in order to pursue without discontinuity the endless search for the origin; tradition enables us to isolate the new against a back-ground of permanence, and to transfer its merit to originality, to genius, to the decisions proper to individuals.

The Archaeology of Knowledge & the Discourse on Language [p.28]

mitos diulang

kita sudah sering mendengar tentang dongeng santo fransiskus yang bicara pada serigala. juga berkotbah pada ikan di kolam dan burung-burung di taman. dengan pakaian seadanya, bahkan diceritakan ia menjual segala miliknya untuk hidup miskin dan memilih bekerja “memperbaiki gereja yang sedang rusak”.

kisah-kisah itu kemudian dijadikan salah satu rujukan untuk menyatakan beliau sebagai santo pelindung bagi pegiat dan pecintan lingkungan hidup. ia juga menjadi simbol bagi gerakan-gerakan kesederhanaan dalam hidup bergereja.

paus yang sekarang bertahta di tahta suci vatican memilih menggunakan nama fransiskus tadi. sesuatu yang aneh sebab baru kali inilah nama santo fransiskus dipilih sebagai nama seorang paus! lebih aneh lagi, pemilihnya adalah seorang jesuit. sebab amat langka seorang jesuit bersedia jadi paus. kelangkaan dan keistimewaannya menjadikan beliau target wartawan untuk dikorek lebih lanjut cerita-cerita mengenainya.

kisah-kisah santo fransiskus tentulah sudah ditambah dan dikembangkan sana-sini, dibuat lukisan dan patungnya, yang kesemuanya untuk mempertebal, menguatkan iman umat.

foto yang saya temukan ketika googling ini seolah hendak menghadirkan ulang kisah santo fransiskus yang bicara pada burung [-burung]. kisah dongeng itu dibikin konkret dengan peristiwa ini.

agama selalu mengusahakan agar mitos-mitos dan dongeng-dongeng dibikin konkret untuk situasi-situasi yang baru. karena mereka percaya bahwa ada nilai-nilai yang masih berharga untuk diajarkan pada manusia masa kini.

menyambut tamu dari timur

yogyakarta punya gunung sendiri, yang juga rutin menyemburkan abu vulkaniknya: merapi.
namun kali ini warga yogyakarta kedatangan “tamu” berupa debu vulkanik dari gunung kelud yang jaraknya sekitar 300km di timurnya sana.
kehebatan kiriman debu ini tidak kalah hebatnya dari kiriman rutin dari “tuan rumah” sendiri, malah dibandingkan dengan erupsi merapi 2010 yang lalu, debu “tamu” ini lebih tebal, lebih banyak.

gubernur DIY sudah menyatakan situasinya sebagai tanggap darurat selama 7 hari ke depan dihitung dari hari valentine 14 februari.
bandara ditutup untuk waktu yang belum bisa ditentukan, juga 6 bandara lain. acara-acara yang dijadwalkan hari-hari ini batal. sementara, kota-kota sekitar gunung kelud -blitar dan kediri-justru cerah!

dulu, mpu sindok mengungsi dari mataram ke kahuripan [kediri] karena mahapralaya, letusan gunung merapi.
hari-hari ini warga mataram kedatangan tamu dari kediri, abu vulkanik gunung kelud.
wilujeng rawuhipun ki sanak!

mata najwa

semalam melihat acara “mata najwa” melalui youtube karena tidak mengikuti acaranya sendiri di metro tv. kali ini yang jadi tamu adalah walikota surabaya ibu rismaharini.

mata najwa mendudukkan wawancara ini ke dalam gossip bahwa ibu risma mau mengundurkan diri karena disandingkan dengan wakil walikota yang tidak cocok dengannya.

saya melihat video clipnya secara khusus pada bagian 4, ketika ia menangis. ibu ini menangis, seperti banyak ibu bila dilanda emosi.

kamera dengan berani [atau kurang ajar?] menembak close-up wajah yang tengah sembab menangis itu. bermenit-menit… itu pun najwa masih menanya [meneror?] agar ibu yang tengah dilanda emosi ini berkata-kata.
atas nama profesionalisme media… acara ini membuat kegundahan privat seorang individu jadi perkara politis banyak orang.

lalu, siapa figur publik yang mau dibeginikan lagi oleh “mata najwa”?

banjir jakarta

Image

kronologi banjir pertengahan januari 2014
konon,
tadi malam -17 januari 2014- adalah puncak hujan untuk kawasan jakarta dan sekitarnya.
pagi ini kita bisa melihat presentasi BPBD [badan penanggulangan bencana daerah] lewat websitenya: tahap-tahap banjir yang menggenangi kawasan di kiri-kanan sungai ciliwung yang membelah kota kota jakarta itu.
tahapan diperlihatkan sejak tanggal 08-18 januari pagi pukul 06:00 tadi.

dalam website yang sama kita bisa melihat tahapan banjir dari hari ke hari sebelumnya. termasuk bisa kita bandingkan dengan banjir setahun lalu.

ada perbaikan berarti dari tahun lalu. dan kesimpulan orang sampai pada penyebab banjir jakarta ternyata bukan hujan di hulu sana, tapi lebih karena ngawurnya pembangunan infrastruktur pembuangan air di kota. hujan memang penyumbang utama, tapi yang tidak kalah ternyata rencana tata kota sendiri yang tidak terawasi selama puluhan tahun terakhir ini.

alam adalah penghuni asli bumi ini, kita yang menumpang di atasnya, musti bijaksana dalam menyesuaikan diri terhadap kekuatan-kekuatan alamiahnya.