Posts Tagged ‘book’

book and alter ego

Today we think of a book as an instrument for justifying, defending, disputing, explicating, or chronicling a doctrine, but in Antiquity a book was seen only as a substitute for the spoken word. Let us remember the passage in Plato where he says that books are like statues: they may seem alive, but when you ask them something they do not reply. To overcome this difficulty, he invented the Platonic-dialogue, which explores all of the possibilities of a subject.

jorge luis borges; “kabbalah” in seven nights

buku atau bukan?

Digital Atlas Of Indonesian HistoryDigital Atlas Of Indonesian History by Robert Cribb

My rating: 4 of 5 stars

berhadapan dengan karya robert cribb ini kita tidak mudah menggolongkannya: sebagai buku atau bukan?

di goodreads ini dianggap sebagai buku dengan dberi atribut “paperback”, dan memang saya pernah lihat dalam bentuk hardcopy di perpustakaan. tapi, sebagai buku, terasa aneh juga bila ada keterangan “digital” di situ.

meski pernah melihatnya sebagai buku, tapi saya lebih tertarik membeli yang versi DVD untuk memudahkan portabilitasnya.

dalam versi DVD itu cocoklah atribut “digital” dikenakan padanya. tapi karena ia bersifat interaktif [banyak links yg memudahkan kita bolak-balik ke berbagai halaman tanpa berurut] itu sulit mengatakan kemajuan dalam membaca atau memanfaatkan sumber penting ini. sudah sulit memperlakukan sebagai sebuah buku yang dibaca berurut dari halaman satu. susah menjawab pertanyaan: “sudah sampai halaman berapa membacanya?”

lalu,

perlukah kita mendefinisikan secara baru, apa itu “buku”?

tapi ini sumber yang bagus.

disusun dari banyak “buku” yang ada sebelumnya, cribb mencoba meletakkan peristiwa-peristiwa historis ke dalam ruang, ke dalam peta. dengan demikian, peristiwa historis yang berlangsung dalam rentang waktu tertentu di masa lalu itu menjadi dinampakkan secara visual ke dalam model peta.

repotnya dengan pemilihan model berupa peta seperti ini adalah bila hendak menggambarkan suatu proses, ia membutuhkan beberapa peta yang masing-masing dibatasi oleh kurun waktu tertentu untuk saling diperbandingkan.

masih diperlukan cara pemodelan yang lain untuk melakukan visualisasi peristiwa historis di masa lalu yang sudah hilang itu…

View all my reviews

racism explained to my daughter

Racism Explained to My DaughterRacism Explained to My Daughter by Tahar Ben Jelloun

ternyata,

ini bukan sebuah buku dari tangan satu penulis, tapi suatu kumpulan beberapa esai yang menanggapi tulisan utama dari tahar sendiri. ada beberapa penulis lain yang menjelaskan, menambahi, merefleksikan tulisan tahar yang ikut dihimpun dalam buku ini.

tulisan tahar sendiri diletakkan di urutan paling depan, dirupakan sebagai sebuah wawancara atau tanya jawab dengan satu nara sumber dan satu penanya.

diandaikan penanyanya adalah anak perempuannya sendiri, yang entah bagaimana nampak begitu cerdas mengajukan pertanyaan-pertanyaan mendasar seputar definisi dan penerapan rasisme dalam hidup sehari-hari.

buka-buka sekilas, saya kurang begitu yakin kalau ini adalah wawancara asli, apa adanya, dengan putrinya. mungkin ini semacam bentuk narasi yang dipilih oleh tahar untuk menyajikan secara sederhana tapi komprehensif mengenai isu rasisme tadi.

sederhana dan mudah dicerna serta mengambil contoh sehari-hari. itu sebabnya [ini dugaan saya] ia membuat bukunya ini “seolah-olah” wawancara dengan anaknya sendiri.

anak [dan perempuan lagi!] dijadikan representasi dari orang yang lugu, murni, ingin tahu tapi harus dikasih tahu secara sederhana… digambarkan sedang menghadap orang tua, pria dan terkenal…

strategi narasi ini sendiri sudah mencurigakan bagi saya.

tapi ya sudahlah…. saya selesaikan dulu membacanya…

semoga gak males nyelesaiin..:-(

View all my reviews

1 2