Posts Tagged ‘coffee’

tahu tempat dan waktu ngopi

kopi ternyata mengganggu.

ketika hendak bekerja dan konsentrasi, ia membikin kita takut untuk deg-degan.
ia membikin kita kita jadi tidak spontan dan takut larut dalam kerjaan yang memang sering banyak kejutan dan mendebarkan.

ketika sampai pada momen yang mendebarkan, kopi meninggalkan efek yang lebih keras degubannya. ini yang mencemaskan dan membikin kita jadi was-was, enggan dan takut maju.
kopi sebaiknya disruput ketika kita longgar, ketika mengaso, untuk menimbulkan kembali rangsangan bersiaga.

lagi pula,
kopi membikin tenggorokan kering.
rasa seperti dehidrasi ini cukup mengganggu. [mungkin saya masih terpengaruh penjelasan teman kemaren malam yang menguraikan sedikitnya humiditas di daerah tempat tinggal saya sekarang ini.]

ketika bekerja, sebaiknya melulu minum air minum saja. agar siap menghadapi momen-momen mendebarkan yang tak terduga.

di kopi kaldi

saya membeli kopi ini di hamamatsu. kota di timur toyohashi, kota yang banyak orang indonesianya. seorang teman memberi tahu bahwa di toko kopi ini juga tersedia bumbu-bumbu untuk indonesian cuisine. sekadar ingin tahu, saya ke sana di hari minggu sepulang gereja.

tokonya kecil, dan barang dagangan ditarok dalam rak-rak yang sela-selanya sempit untuk orang segendut saya lewat.
kecap, saus, berbagai bumbu kering, dan tentunya kopi asal indonesia: toraja, aceh, flores…

saya coba beli yang mahal dengan harapan akan mendapatkan rasa yang enak: brazilian italia roast. mungkin yang dimaksud dengan istilah ini adalah kopi brazilia tapi digoreng secara italia.
entahlah, hanya yang jelas kopi ini kuat sekali. membuat secangkir seperti merasakan espresso kekentalannya. dan -sayangnya- kurang harum aromanya, tidak seharum moka kesukaan saya.

brazilian coffee saya coba buat capucinno oke, tapi sepertinya kopi moka lebih cocok dibuat capucinno. kopi yang saya beli ini cocok untuk dibuat black coffee. [tapi, buat saya, perlu diberi sesendok kecil gula]. sekadar penyeimbang rasa pahitnya.

siang ini saya buat separoh cangkir, brazilian italian coffee [sayang tidak bawa kayu manis untuk dicemplungkan ke dalamnya]. bukan moka. tapi, semoga lebih banyak kemajuan pekerjaan yang tercapai.

1 2