posts tagged ‘colonialization’

‘menolong’ lewat disain

Design Revolution: 100 Products That Empower People by Emily Pilloton My rating: 4 of 5 stars buku ini memerankan diri sebagai pelapor bagi 100 karya disain produk yang punya kontribusi penting pada masyarakat. dengan memasukkan disain produk ke dalam kelompok-kelompok seperti water, well being, energy, education, mobility, food, play dan enterprise, kita diperkenalkan pada konteks [...]

read the rest of this entry »

kiai sadrach

Kiai Sadrach: Riwayat Kristenisasi di Jawa by Claude Guillot My rating: 4 of 5 stars ini buku lama, maksud saya, saya membacanya sudah lama sekali, yakni ketika buku ini terbit kali pertama. setelah buku ini ada buku lain mengenai kyai sadrach yang ditulis oleh ‘orang dalam’ yakni pendeta soetarman dan diterbitkan oleh BPK gunung mulia [...]

read the rest of this entry »

teknologi modern dan kolonialisasi

Engineers of Happy Land: Perkembangan Teknologi dan Nasionalisme di Sebuah Koloni by Rudolf Mrazek My rating: 5 of 5 stars saya membaca buku ini sudah dalam terjemahan indonesia. namun demikian, tidak kendor penghargaan saya padanya. buku ini mengulas [atau memanfaatkan bahan] sejarah dengan meneliti benda-benda. suatu pendekatan baru yang mengamati muncul, berkembang dan surutnya penggunaan [...]

read the rest of this entry »

dalan

saya mendapatkan [fotokopi] buku dari kolega priyo pratikno yang barusan membuat studi tentang ngarsapuran, mangkunagaran, surakarta. buku ini berjudul “bocah mangkunagaran” milik perpustakaan reksa pustaka mangkunagaran. diterbitkan oleh balai pustaka pada tahun 1937, dan merupakan usaha transkripsi yang dilakukan oleh ny. sri kayati sutarmo pada tahun 1987. penulisnya sendiri adalah raden ngabehi yosowidagdo dengan dibantu [...]

read the rest of this entry »

ngarsapuran

sebagaimana arti nama yang diberikan padanya, ngarsapura berada di depan pura mangkunagaran, surakarta. ini adalah nama jalan/kawasan di sana. di masa kecila saya, tahun 70-an, jalan ini selalu tutup di malam hari dan berubah menjadi sebuah pasar yang dinamai pasar ya’ik. pasar berupa strip memanjang di sumbu pura tadi. siang hari, tempat ini kembali berfungsi [...]

read the rest of this entry »