Posts Tagged ‘design’

‘menolong’ lewat disain

Design Revolution: 100 Products That Empower PeopleDesign Revolution: 100 Products That Empower People by Emily Pilloton

My rating: 4 of 5 stars

buku ini memerankan diri sebagai pelapor bagi 100 karya disain produk yang punya kontribusi penting pada masyarakat. dengan memasukkan disain produk ke dalam kelompok-kelompok seperti water, well being, energy, education, mobility, food, play dan enterprise, kita diperkenalkan pada konteks lahirnya disain-disain tadi. bahwa inovasi disain produk itu bukan ada untuk sekadar bikin beda, tapi ada untuk membuat hidup bisa dijalani dengan lebih mudah, hemat energi, tidak mengotori bumi dan meningkatkan mutu hubungan sosial.

sayangnya, hampir semua dari 100 disain itu keluar dari otak orang barat dan dipakai untuk kehidupan orang di luarnya (asia-afrika). tidak hanya asal-usul gagasan inovatif itu dari barat, namun juga pembuatan (manufacturing) dari barang-barang atau alat-alat inovative itu juga di barat. orang asia-afrika tidak bisa mengembangkannya sendiri, tidak bisa menirunya dengan ‘versi sendiri’. disain-disain yang disajikan dalam buku ini masih berupa ‘pertolongan sinterklas yang baik hati’…

弁当 [bentou]

kenji ekuan, disainer produk dari jepang, pernah berujar bahwa kotak makan siang orang jepang [terkenal dengan sebutan bentou] itu memuat filosofi “merangkum yang banyak menjadi satu saja”. maksudnya, keragaman yang ada harus ditemukan esensinya agar hanya menjadi satu.
nah, di dalam kotak makan siang itu ada berbagai hal sebagaimana lazimnya perlengkapan dan bahan makan siang: nasi, sayur, lauk, berikut hachi atau sumpitnya. di dalam sayur tadi pun berkumpul berbagai unsur yang berdatangan dari laut, dari gunung, daratan, hutan dsb.. berbagai keragaman itu harus bisa dirangkum jadi satu tempat atau wadah saja. jadilah sebuah kotak yang bila dibuka maka bagian bawahnya adalah nasi, bagian atasnya adalah berbagai hal yang menyertainya tadi.
hari ini sebagaimana hari-hari yang sudah, saya mencoba menghayati filosofi “merangkum yang banyak menjadi satu saja” dengan membawa bentou ke kampus. isinya, bagian bawah adalah nasi, bagian atas adalah ndhog godhog lalu thokolan, kacang panjang, brokoli, sledri, wortel yang kesemuanya saya guyur dengan sambel pecel madiun…kemudian, bentou saya tadi saya bungkus dengan kain berlapis alumunium untuk mempertahankan kehangatannya.
iini semua, selain buat ngirit, juga saya sedang menghayati zen tadi….
ya, ini kebijakan yang diambil dari zen budhism, yang sangat modernis dan sudah menginspirasi para disainer modern dunia!
[halah… alesan!]

Posted via email from lihatlah

the fun theory

semula saya melihat video ini dari facebook lisa schirch. lalu saya ingin share lebih luas lagi dan juga untuk kepentingan saya sendiri sehingga saya pasang pula di blog ini.

saya terkesan dengan intervensi disain pada lingkungan sehingga orang bisa diarahkan untuk memilih lewat tangga dari pada eskalator. untuk itu disain harus dibuat menggoda dan menyenangkan.

disain dan “saudara-saudaranya”

ada seniman sedang menjalani residensi di rumah seni cemeti: krijn christiaansen, dari rotterdam, belanda.
senimannya sih masih sangat muda tapi melihat karya-karyanya sungguh menimbulkan pertanyaan: ini orang dikasih makan apa kok bisa sedemikian kaya penjelajahannya ya?
di website dia, nampaklah beberapa ranah yang sudah dia coba menjelajahinya [website dia membagi bidang secara horizontal atas 4 bidang minat dia]: public space, small architecture, interior, product. lalu di masing-masing bidang itu dia mengurutkan tahun pemunculan karyanya secara mundur: yang mutakhir di paling kiri.
empat bidang itu mampu dijelajahi. ini yang bikin saya ngiri. yang sebenernya sih masuk akal juga, wong keempatnya itu bersaudara dekat sama-sama masuk dalam ranah disain. tapi, mengapa jarang sekali disainer di tempat kita -yang tentunya berkarya di keempat ranah tadi- memublikasikannya ya?
gambar foto pompa yang sekaligus pagar di atas diambil dari situs heklucht, karya krijn lain yang mendapat award di belanda.

Heklucht is an innovative design product that combines a bike stand with a pump. The design was originally conceived for an art project in Ypenburg, which is a newly build city district in den Haag, the Netherlands. The idea behind the concept was to stimulate social interaction between people in Ypenburg however, this ingenious design should be useful wherever there are bikes and people. Heklucht is designed by studio HiMom / Jeroen Bruls and Krijn Christiaansen.www.heklucht.nl

untuk yang ingin melihat karya-karya inovatif, lintas ranah disain, silakan ke situsnya guerrilla innovation berikut ini http://www.guerrilla-innovation.com/