Posts Tagged ‘earthquake 2011’

catastrophe in japan

kartun dibuat tidak selalu untuk mengolok-olok.
ia juga bisa dibuat untuk merekam peristiwa penting secara berbeda. seperti kita tahu, kartun bukanlah rekaman ala kamera foto, namun suatu sajian visual yang memilih segi-segi tertentu dari suatu peristiwa dan mengungkapkannya kembali dalam bentuk visual.
oleh sebab itu maka publikasi kartun sama seperti memublikasikan opini, sebab di dalamnya sudah terkandung seleksi dan highlight dari pihak pembuatnya sehingga peristiwa yang divisualisasikan itu mendapatkan tekanan-tekanan di segi tertentu.

bencana gempa dan tsunami yang dialami negara perkasa seperti jepang tidak luput dari kartunisasi ini. pembuatan dan publikasi kartun mengenai bencana ini pun memperlihatkan bahwa kartun-kartun itu sudah berpihak dalam menyajikan fakta. sudah punya tendensi atau perspektif kepentingan tertentu dalam visualisasinya.

kartun-kartun yang disajikan dalam situs allvoices itu terasa benar adanya beberapa pandangan yang cynical terhadap bencana, ada pula yang memberi harapan.
saya yang jauh dari pusat bencana, dan tidak dibolehkan mendekat, hanya bisa mengandalkan informasi dari media. kartun yang adalah sebentuk opini di mass-media ikut membentuk opini tertentu pula pada pembacanya.
baiknya, situs itu tadi menyajikan tidak hanya satu perspektif pandangan via kartun, tapi beberapa sekaligus. dengan demikian, mass-media ini pun ikut memberi kekayaan pandangan terhadap peristiwa yang dilaporkannya.

tanda kekuatan alam

hanya tinggal gerbang yang bertahan.
torii kuil shinto ini aslinya dibuat dari kayu, bila melihat detail cara balok dan kolom dipertemukan. lalu kemudian dibuat dari batu, agar tetap awet. dan masa kini dibuat dari beton bertulang untuk mencegah patah seperti halnya batu.

kebutuhan akan keawetan pada gerbang kuil ini terbukti ketika daerah iwate ini dilanda tsunami besar 11 maret 2011 lalu.
hanya gerbang saja yang disisakan.
hanya gerbang pula yang dipilih umat agar tetap awet, sementara yang lainnya boleh lewat.

gerbang torii memang ciri dari kuil shinto. suatu kepercayaan yang menganggap semua benda di bumi ini punya jiwa [anima]. entah itu kayu, bambu, atau batu. alam ini dihormatinya, dikenali kekuatannya.

ketika semua musnah dilanda kekuatan alam, gerbang penanda kuil ini tetap bertahan, agar dengan demikian kita bisa membandingkan diri mana yang tetap kuat dan mana yang harus mengalah memberi hormat. pilihan mengubah bahan torii dari kayu menjadi batu, pada hemat saya suatu pilihan yang jitu: tanda itu tetap bertahan!

the picture was taken from big picture bosto.com

smiles for japan

ada cara lain menghadapi bencana, salah satunya seperti yang dilakukan oleh seniman takehiko inoue ini yang membuat kartun agar kita tetap tersenyum dalam menghadapi beban berat ini.

http://matome.naver.jp/odai/2129990722246642201

dia membuat gambar-gambar anak dan orang tua yang tersenyum, dengan kaos bertuliskan daerah-daearh yang terkena bencana…

hmmm… ada cara lain dalam menghadapi bencana, yang ini adalah dengan optimis dan senyumnya. ganbaru!

1 2 3 4