Posts Tagged ‘earthquake 2011’

saksi informasi

saya bukanlah saksi mata yang bisa melaporkan semua kejadian bencana di jepang barusan. selain saya tidak punya mobilitas yang memungkinkan saya memantau ke tempat sejauh 600km dari kota tempat saya ini, juga saya tidak bisa menolong apa-apa di sana.

banyak jalur kereta api tidak beroperasi, kami juga diminta universitas untuk tidak mendekati pantai atau sungai besar, daerah bencana juga luas dan beragam jenisnya. gempa bumi yang kemudian disusul oleh tsunami serta terakhir meledaknya reaktor nuklir telah membuat jenis bencana jadi beragam.

saya tahu bahwa orientasi tindakan pertolongan haruslah pada manusianya. baik kurban yang butuh pertolongan berteduh, makan dan akomodasi lain, maupun keluarga yang butuh informasi perkembangan saudaranya serta mereka yang butuh informasi mengenai perkembangan mutakhir.

saya tidak bisa membantu itu karena terpaku di tempat.

untunglah, meski pun listrik dipadamkan di daerah bencana, dan kami di sini pun diminta menghemat pemakaian listrik karena sebagian pasokan akan diperbantukan ke lokasi bencana, kami tetap bisa mendapatkan pemutakhiran berita. internet dan saluran telepon justru digratiskan pada masa ini. wifi dibuka di banyak tempat untuk akses informasi mutakhir, demikian pula kantor berita bisa memberikan informasi paling kini di medianya.

oleh sebab itu, karena saya baik-baik saja dan terpaku di tempat, maka anda yang memerlukan informasi mengenai perkembangan mutakhir bencana di jepang silakan mengikuti saluran dari pemberita-pemberita yang ada, misalnya:

 

ini bencana besar bagi jepang. sudah terkena gempa, yang merontokkan 500 bangunan di fukushima dan menewaskan 1000 orang lebih, masih dilanda tsunami dan kini reaktor nuklir meledak [sore ini, radius evakuasi naik menjadi 20km dari reaktor itu berada].

banyak orang sudah tahu bahwa jepang berada di tepi patahan lempeng asia dan lempeng pasifik, suatu posisi yang rawan. oleh sebab itu, mereka sudah lama mengenali tabiat alamnya sehingga mereka pun paling maju dalam mengantisipasi bencana.

dinas meteorologi mereka bagus, bisa menginformasikan bencana sebelum terjadi. namun toh tidak bisa memberi kepastian kapan dan besarnya. seperti barusan kemaren ini.

ketika peristiwa gempa pertama terjadi, saya sedang di lab bersama kobayashi-san. cukup keras. dan gempa kedua lebih keras lagi karena terukur sebesar 7+ sebagaimana diberitakan oleh situs jma tadi. mendadak situs tadi macet, tidak bisa diakses. mungkin sedang diakses oleh banyak orang atau mungkin juga memang terkena dampak gempa.

nanay dan satu teman labnya lari ke tangga, sedangkan saya tetap di lorong bersama kobayashi-san. ingin lari juga tapi kobayashi-san hanya bilang “ini belum seberapa, daijoubu [tenang saja, no problem]”.

tidak dinyana, ternyata itu tadi adalah gempa terbesar sepanjang catatan sejarah jepang. bila yang kami rasa hanya berskala 7, di pusat gempanya sana berskala 8.5 richter scale.

saya ingat seseorang yang bilang kepada saya, bahwa “pada bulan april atau mei akan ada gempa besar di jepang”, ternyata ramalan itu benar. konon, menurut dia, ini adalah gempa besar seratus tahunan…

rupanya, dengan menandai tabiat alam, orang bisa meramal atau mempersiapkan terjadinya bencana. meski ironinya, kita tidak tahu kapan persisnya dan seberapa besarnya.

1 2 3 4