Posts Tagged ‘japan’

saya bersama mereka

saya ingin ikut bagaimana orang di sini bersikap pada bencana.

bila mereka optimis bisa mengatasi, saya  pun optimis,

bila mereka cemas, saya pun akan bersama mereka.

saya tuliskan hal itu di facebook saya, sbab saya tidak terlalu cemas dengan bencana yang susul-menyusul ini. jumat 11 maret kemaren gempa besar di tohoku, lalu disusul tsunami di sekitar fukushima dan sendai. akibatnya, muncul masalah ketiga, berhentinya pembangkit listrik nuklir di fukushima yang didramatisir lagi dengan meledaknya ketiga pembangkit di fukushima daiichi.

semalam, muncul gempa di shizuoka yang saya rasakan kuat di toyohashi. jma memberi skala 6.4 atas gempa semalam, yang artinya gempa itu berpotensi merusak [penjelasan tentang sistem skala gempa di jepang silakan ikuti dari wikipedia].

saya tidak paham seluk beluk gempa dan penanganannya, sama seperti orang jepang pada umumnya. karena itu simpang siur berita dan tafsiran atas perkembangan mutakhir itu tidak begitu mencemaskan saya. saya ikut saja apa naluri orang setempat.

pada hemat saya, itu lebih enak: memercayakan diri pada saudara-saudara yang sudah lebih lama akrab dengan bencana gempa macam ini.

iya, saya merasa bersaudara dengan mereka.

catastrophe in japan

kartun dibuat tidak selalu untuk mengolok-olok.
ia juga bisa dibuat untuk merekam peristiwa penting secara berbeda. seperti kita tahu, kartun bukanlah rekaman ala kamera foto, namun suatu sajian visual yang memilih segi-segi tertentu dari suatu peristiwa dan mengungkapkannya kembali dalam bentuk visual.
oleh sebab itu maka publikasi kartun sama seperti memublikasikan opini, sebab di dalamnya sudah terkandung seleksi dan highlight dari pihak pembuatnya sehingga peristiwa yang divisualisasikan itu mendapatkan tekanan-tekanan di segi tertentu.

bencana gempa dan tsunami yang dialami negara perkasa seperti jepang tidak luput dari kartunisasi ini. pembuatan dan publikasi kartun mengenai bencana ini pun memperlihatkan bahwa kartun-kartun itu sudah berpihak dalam menyajikan fakta. sudah punya tendensi atau perspektif kepentingan tertentu dalam visualisasinya.

kartun-kartun yang disajikan dalam situs allvoices itu terasa benar adanya beberapa pandangan yang cynical terhadap bencana, ada pula yang memberi harapan.
saya yang jauh dari pusat bencana, dan tidak dibolehkan mendekat, hanya bisa mengandalkan informasi dari media. kartun yang adalah sebentuk opini di mass-media ikut membentuk opini tertentu pula pada pembacanya.
baiknya, situs itu tadi menyajikan tidak hanya satu perspektif pandangan via kartun, tapi beberapa sekaligus. dengan demikian, mass-media ini pun ikut memberi kekayaan pandangan terhadap peristiwa yang dilaporkannya.

tanda kekuatan alam

hanya tinggal gerbang yang bertahan.
torii kuil shinto ini aslinya dibuat dari kayu, bila melihat detail cara balok dan kolom dipertemukan. lalu kemudian dibuat dari batu, agar tetap awet. dan masa kini dibuat dari beton bertulang untuk mencegah patah seperti halnya batu.

kebutuhan akan keawetan pada gerbang kuil ini terbukti ketika daerah iwate ini dilanda tsunami besar 11 maret 2011 lalu.
hanya gerbang saja yang disisakan.
hanya gerbang pula yang dipilih umat agar tetap awet, sementara yang lainnya boleh lewat.

gerbang torii memang ciri dari kuil shinto. suatu kepercayaan yang menganggap semua benda di bumi ini punya jiwa [anima]. entah itu kayu, bambu, atau batu. alam ini dihormatinya, dikenali kekuatannya.

ketika semua musnah dilanda kekuatan alam, gerbang penanda kuil ini tetap bertahan, agar dengan demikian kita bisa membandingkan diri mana yang tetap kuat dan mana yang harus mengalah memberi hormat. pilihan mengubah bahan torii dari kayu menjadi batu, pada hemat saya suatu pilihan yang jitu: tanda itu tetap bertahan!

the picture was taken from big picture bosto.com

1 2 3 4 5 6