Posts Tagged ‘japan’

mabok-kerja

orang tua ini mabuk sepulang kerja.
ketika saya datang dan mendapatkan tempat duduk di kursi seberangnya, orang ini bersama satu lagi temannya sedang tertidur mabuk dengan muka merah.
mungkin dia belum tua benar. agaknya masih seusia saya. namun -seperti sudah terbiasa saja- dia kelihatan menikmati sekali mabuknya, dengan tidur nyenyak.
tidak tua tidak muda, tidak pria tidak perempuan, beberapa temannya pun sedang mabok di meja seberang sana.
baru sejenak saya duduk, dia sudah menjatuhkan gelas anggur yang ia minum. setengah gelas anggurnya menumpahi jas kerja temannya. tidak ada kemarahan atau huru-hara, meski keduanya sama-sama berteriak kaget, untuk kemudian tertidur kembali.
orang mabuk dengan jas kerja ini memang pergi makan dengan banyak temannya lagi dalam satu korporasi.
mereka bersenang-senang di malam minggu setelah bekerja berhari-hari dengan mabuk dan ngobrol kesana-sini tanpa bisa saya mengerti apa tajuknya.
laki dan perempuan, teman-teman sekerjanya pun sedang makan minum dan tertawa-tawa di meja seberang sana.
mereka sedang menjalani ritus mabok kerja khas orang jepang dan merayakan kegembiraan setelahnya dengan mabok sesudahnya.
bagi mereka,
hanya yang sudah bekerja keras sajalah kegembiraan itu menjadi haknya.

theoretical insight

hari ini saya melihat buku mengenai architecture and authority in japan di meja peserta workshop. buku itu ternyata bisa saya dapatkan ebooknya di internet. yang diulas buku itu adalah mengenai hubungan antara masa pemerintahan seseorang dengan arsitektur yg dibangunnya atau yang terpegaruh olehnya. apa keputusan yg diambil oleh pemerintah pada suatu masa yg berhubungan dengan pembangunan, pengadaan bahan baru, langgam baru, pengubahan dan pembongkaran kawasan tertentu. ini cara memandang kekuasaan secara konvensional dimana kekuasaan atau di sini authority diidentikkan dengan kekuasaan pejabat pemerintahan.

di meja itu saya juga melihat buku lama earthquake nation, buku yang menarik, karena [lagi-lagi] menjelaskan bagaimana produksi arsitektur dipengaruhi oleh hal-hal di luarnya.

bagaimana dengan tajuk penelitian saya sendiri?
bagaimana dengan media?

saya dapat insight karena melihat buku baru.
kayaknya, saya memang perlu melihat buku lain lagi, atau film, atau apalagi yg bisa membantu memberi insight…
yang saya cari memang itu INSIGHT, atau TEORI yang merajut ini semua, mengembangkan ke arah horizon yang baru… di tengah kemacetan ini.

    1 4 5 6