si ‘kancil’ nyolong permen
ada seorang anak, menangis di warung pak bon sebuah sekolah dasar, karena tangannya tidak bisa dikeluarkan dari dalam toples yang berisi permen di dalamnya. genggaman tangan yang penuh permen itu tidak cukup untuk dikeluarkan lepas dari toples tadi. menangislah dia… disertai tertawa anak-anak kelas atas dan orang-orang sekitarnya. tambah menjadi-jadilah tangisnya karena ia merasa seperti [...]
read the rest of this entry »
