Posts Tagged ‘urban’

anak di kota

seorang bapak ketika memboyong keluarganya pulang dari boston ke
indonesia mencatat keluhan anaknya:
“why no playground in the city?”

tiap bangsa punya cara dalam mengatur kotanya. namun dengan majunya
komunikasi maka orang dari berbagai bangsa saling belajar dan
mengambil kebaikan dari proses belajarnya untuk lingkungannya sendiri.
kota-kota orang jawa di pedalaman belajar dari kota-kota di pesisir
utara, yang juga belajar dari perantauan dan imigran dari india, cina
mau pun arab sana. dengan demikian maka (penghuni) kota yang rajin
berkomunikasi dengan (penghuni) kota lain pun akan giat dalam
melakukan berbagai penyesuaian permukimannya. penyesuaian dilakukan
karena ia terikat pada kondisi lokal sementara ada hal baru yang ingin
dimasukkan ke dalamnya.

tiap bangsa juga punya definisi dalam meletakkan anak-anak di ruang kota. ada yang mengatakan bahwa anak-anak tempatnya di rumah. paling jauh di halaman rumah dan desanya. itu adalah ruang yang aman bagi mereka berhubung tiap anggota masyarakatnya bisa mengawasi.
lain halnya bila masyarakat itu sudah lebih kompleks dan permukimannya
sudah melampaui desa dan menjadi kota, maka dibutuhkan modifikasi cara orang mengawasi ruang kota.

indonesia belum lama punya tradisi urban.
tradisi yang dominan adalah tribal yang berpusatkan pada desa-desa.
skala ruangnya belum meregang hingga skala kota.
paling tidak, itulah anggapan yang bekerja di balik kepala perancang dan penguasa kota.

hari ini adalah hari anak-anak.
kelas sosial yang belum diberi ruang di kota-kota mereka.