PEMODELAN DATA BERBASIS SEMANTIC WEB UNTUK KATALOG BUKU PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS

Budi Susanto - Umi Proboyekti
Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat 2015

Abstract
As the library catalog grow in size, the challenge in management emerges when metadata is difficult to be processed by machine. Reformating the definition of book’s metadata in order support collaboration between catalog system caused redundancy and inconsistency. The implementation of metadata format has to be transformed in order to reach wider catalog users. It becomes more open and ;processed by human and machine. Its orientation is on data not only on documents. Semantic web approach presumably enable metadata to be processed by machine and human. Semantic web implementation on library catalogs forms a linked-data from other parties that participate in open data.
Using the Web semantic design method approach, this research generated a simple semantic web based data model to represent a book catalog and its relation between books. Along with the model, a user interface for developing a semantic web-based library catalog application is presented. The research focused on the catalog of academic libraries whose collections related to the courses provided by the university.

Perpustakaan saat ini bukanlah satu-satunya tempat sumber informasi. Layanan perpustakaan digital dan mesin pencari yang tersedia di internet, telah mendorong pergeseran kebutuhan untuk mengakses informasi. Dengan demikian, perumusan kebutuhan akan ketersediaan layanan OPAC (Online Public Access Catalog) pada perpustakaan juga harus disesuaikan, baik secara fungsi ataupun teknologinya. Layanan OPAC berbasis web merupakan salah satu bentuk digital library. Terkait dengan struktur dan pengorganisasian informasi pada digital libray, penelitian awal oleh Ed Fox dari Virginia Polytechnic and State University (Feldman, October 1999) mengungkapkan adanya permasalahan interaksi manusia komputer yang berhubungan dengan penggunaan standar metadata (seperti TEI (Text Encoding Initiative), GILS (Government Information Locator Service), MARC (MAchine-Readable Cataloging), RDF (Resource Description Framework), Dublin Core).

Selanjutnya dapat dibaca di sini


14 Apr, 2016 | othie |

Konsultasi SKRIPSI/KP SEMESTER GENAP 2015/2016

Mahasiswa bimbingan Skripsi/KP diwajibkan untuk mengikuti dan mempelajari panduan penulisan Skripsi atau panduan laporan Kerja Praktik Program studi Sistem Informasi. Konsultasi memperhatikan jadwal dan catatan berikut :

JADWAL KONSULTAS GENAP 2015/2016


Senin 09.00-11.00
Selasa 08.00-09.00
Rabu 16.00-17.00


CATATAN


Senin 21 Maret 2016 : Konsultasi jam 13.00-15.00 (setelah kolokium SI dan kunjungan tamu ke FTI UKDW)

Saran urutan konsultasi


1. Proposal
2. Bab 1
3. Bab 2
4. Desain sistem : Rancangan aliran data dan proses (DFD, FLOWCHART, USE CASE DLL), DATABASE, ANTAR MUKA
5. Demo Program
6. Bab 3
7. Demo program, Pengujian dan analisis
8. Bab 4
9. Bab 5
Hindari kesalahan penulisan yang sudah dibahas di panduan.

Format Laporan KP SI mengikuti Panduan KP SI




21 Mar, 2016 | othie |

The Effect of Voice Instruction on the Construction of Mental Model

Restyandito, Alan H. S. Chan, Umi Proboyekti

Chapter
Human-Computer Interaction. Advanced Interaction Modalities and Techniques
Volume 8511 of the series Lecture Notes in Computer Science pp 481-491
2014


Abstract
The goal of this study is to observe the effect of instruction deliverance method in the construction of mental model. A good mental model can help the user’s learnability process. There were two methods tested in this study: a step-by-step instruction (SS) and a complete set of whole-steps instructions (WS) to finish a given task. The SS group performed better on the learning process, however they had the least score on both the information retention and transfer process. Their minds were not engaged in the process, as they seemed to simply follow the instructions without being critical. When error occurred, they tended to be less persistent in trying to finish the task. This might be caused by the incomplete mental model as a result of receiving the instruction step by step.

Fulltext - Springer

15 Mar, 2016 | othie |

Digital Literacy: Kemampuan Penting bagi Mahasiswa

Umi Proboyekti

Buletin Informatika : Wacana Ilmiah Teknologi Komputer dan Informatika
Universitas Kristen Duta Wacana Vol IV No. 01 Oktober 2003 ISSN : 0853-8611


Abstrak
Mendapatkan informasi dalam berbagai format dan dari berbagai sumber, baik cetak maupun elektronik, memerlukan kemampuan khusus yang disebut digital literacy, atau melek digital. Kemampuan ini seharusnya menjadi kemampuan dasar bagi mahasiswa dalam menjalani proses belajar.

Mengerti Digital Literacy
Tulian ini diilhami oleh sebuah buku tentang Digital Literacy dengan latar belakang dunia barat. Saya mengerti kata " digital" dan saya mengerti juga arti kata " literacy", tapi gabungan dari keudanya: Digital Literacy, merupakan kata lain yang belum saya pahami maksudnya. Dari buku tersebut diberikan suatu definsi dari Digital Literacy, yaitu: Digital literasi is the ability to understand and use information in multiple formats from a wide range of sources when it is presented via computers[1]. Dalam terjemahan bebas artinya: kemampuan untuk memhami dan menggunakan informasi dalam berbagi bentuk format dan dari berbeda sumber ketika informasi tersebut disajikan melalui komputer.

Fulltext

15 Mar, 2016 | othie |

PORTALS FOR WOMEN: Do Women Need Them?

Umi Proboyekti, Widi Hapsari, Wiyatiningsih, Imelda Damanik

Proceedings of the Joint Conference onlnformatics and Research on Women in ICT (RWICT) 2004
Organized by Faculty of Computer Science & lnformation Technology University of Malaya
28 - 30 July 2004 Putra World Trade Center Kuala Lumpur, Malaysia


Abstract
Portals for women are niche portals that focus their contents for women.Some of them mimic magazines drawing the attention of women users. Our research subjects are represented by female students aged 19-22. We examine their needs for resources in the lnternet and discover whether portals for women are needed for information. The infornmtion needed varies from personal needs to resources for completing their study tasks.


Fulltext



15 Mar, 2016 | othie |

lnformation Literacy: Evaluasi Sumber fnformasi dari Aplikasi Web 2.0

Umi Proboyekti
Book Section : BUNGA RAMPAI 25 TAHUN TEKNIK INFORMATIKA UKDW Tahun 2011
Penerbit: UKDW dan Pohon Cahaya


Information literacy merupakan istilah yang padanan katanya dalam Bahasa Indonesia belum disepakati. Ada yang memadankan dengan kemelekan informasi, keberinformasian, melek informasi atau literasi informasi. Pada umumnya istilah yaug terakhirlah yang digunakan karena mendekati istilah aslinya sekalipun kata literasi jalang sekali digunakan atau mungkin tidak pemah. Dalam tulisaa ini, istilah information literacy digunakan untuk menjaga arti dan menghindari perbedaan karena belum sepakat tadi. Secara singkat, infonnation literacy adalah kemampuan menemukan dan memanfaatkan informasi secara efektif, efisien dan etis. Terasa sederhana penjelasannya, tapi sering kali pada kenyataannya tidak sederhana. Waktu ada
kebutuhan informasi, infonnasi yang dibutuhkan tidak selalu dapat tersedia atau didapatkan dengan mudah. Pada saat didapatkan maka penggunaannya pun perlu diperhatikan. Etika menjadi salah satu syarat yang melekat ketika informasi digunakan. Salah menggunakan informasi dapat berakibat buruk pada banyak tingkatan. Sebagai contoh, dalam dunia akademik, pada umumnya sumber infonnasi digunakan untuk menghasilkan produk informasi lain. Karya ilmiah didasarkan pada teori-teori dari berbagai sumber. Teori-teori itu digunakan dan jadi dasar dalam karya ilmiah. Wajib bagi penyusun karya ilmiah tersebut untuk mengakui dan menyebutkan dengan cara yang benar sumber dan penulis teori-teori tersebut. Di sini letak sifat etis. Bagi yang tidak melakukan, maka dianggap plagiat, dan hal itu memiliki risiko. Demikian secara sederhana tentang information literacy.

fulltext


15 Mar, 2016 | othie |

© 2007 yoursite.com | Designed by DesignsByDarren
Ported to Nucleus CMS: Suvoroff