Pengujian Hasil Pencarian di Internet

Karena semua orang yang mampu dapat mempublikasikan tulisannya di Internet, maka Internet adalah kumpulan sumber informasi tanpa kontrol. Sumber informasi yang dicari adalah sumber informasi yang :
1.jelas penulisnya atau asalnya
2.informasi yang disajikan dapat dipertanggung jawabkan
3.sesuai dengan kebutuhan

Cara mengevaluasi isi web adalah dengan memperhatikan hal-hal berikut :
1.Cari siapa author atau pengarang isi dan penerbitnya. Apakah nama pengarang/penulis tertulis jelas? Ada keterangan tentang keahliannya yang terkait dengan tulisannya? Organisasi penerbit disebutkan? Cek organisasi tersebut dari web resminya. Adakah kontak, alamat dan penjelasan tentang organisasi tersebut? Coba cek ABOUT US untuk mencari visi misi website sumber informasi.

2.Domain pendidikan seperti .EDU, .AC.[kode negara] dan pemerintahan .GOV atau .go.[kode negara] biasanya dapat dipercaya. Sementara untuk .COM atau .co.[kode negara] untuk komersial dan domain organisasi .ORG atau .or.[kode negara] perlu pemeriksaan lebih untuk menghindari artikel promosi produk atau perusahaan tertentu dan informasi yang berat sebelah dari sebuah organisasi. Sekali lagi link ABOUT US penting untuk dibaca.

3.Periksa kapan terakhir situs tersebut diperbarui dari tanggal perbaruan atau update. Situs yang baik terbarui secara periodik.

4.Cari taut atau link pada halaman situs yang dievaluasi, dan periksa apakah link tersebut dari sumber yang dapat diandalkan?

5.Baca isi dan temukan apa tujuan dari isinya. Apakah ada bersifat mempengaruhi, menjual, mendasarkan pada perasaan tanpa atau bias terhadap suatu hal? Hati-hati dengan sumber informasi tersebut, mungkin informasi tersebut untuk promosi.

6.Cari situs yang mirip dari penerbit lain dan bandingkan isinya. Adakah perbedaan atau kesamaan.

Situs Evaluating Web Content ini memberikan informasi bagaimana dapat mengevaluasi isi dari web dalam berbagai format seperti situs informasi, blog dan social network application.

23 Sep, 2014 | othie |

Penelusuran Informasi di Internet dengan Mesin Pencari

Google adalah mesin pencari atau search engine untuk mencari informasi di Internet. Selain Google masih ada mesin pencari lain seperti Yahoo! Ask, Mamma, Bing, DogPile dan Duck Duckk Go. Selain mesin pencari, ada jenis alat pencari lain : pencarian meta (metasearch) atau direktori (directory).
Bantuan lain seperti Tombol Saya Lagi Beruntung/I'm Feeling Lucky akan membawa Anda ke halaman web yang URL-nya terletak pada peringkat pertama untuk hasil kueri Anda. Penelusuran model "Saya Lagi Beruntung" ini berarti lebih sedikit waktu yang akan dihabiskan untuk menelusuri satu-satu halaman yang ada dan lebih banyak waktu untuk melihatnya.

Googling adalah suatu istilah yang berarti mencari informasi di Google atau menggunakan Google. Sekalipun Googling bukanlah suatu kata, tapi istilah ini sering digunakan. Pada dasarnya menggunakn Google sangat mudah. Kata kunci yang dimasukkan bebas, dan akan menghasilkan hasil pencarian. Masalahnya, tanpa kata kunci yang spesifik sesuai dengan kebutuhan informasi kita, maka hasil yang diperoleh pun berbeda.

Cara Googling yang spesifik adalah :
1. Pilihlah kata kunci yang berupa kata benda
2.Gunakan tanda kutip contoh : “Search Strategies”, artinya mencari dokumen tentang dua kata tersebut dengan urutan seperti yang tertulis.
3.Gunakan tanda minus (-) untuk menyaring suatu kata. Contoh : Search Strategies -google.
4.Gunakan operator situs untuk menetapkan domain dari situs yang kita inginkan contoh : site:gov
5.Gunakan operator file type untuk tentukan hasil pencarian sesuai tipe filenya. Contoh : file type:pdf.

Untuk memudahkan pencarian yang spesifik, gunakan Advanced Search dan tentukan kata-kata kunci yang ingin dicari atau dihindari. Dengan menggunakan Advanced Search, memudahkan pengguna untuk menentukan pencarian sesuai kebutuhan.

Search tool pada Google membantu untuk menyaring hasil pencarian agar sesuai dengan kondisi yang ditentukan seperti waktu terbit, dan katagori ketepatan hasil. Dengan kata kunci yang sama, dapat ditemukan dalam berbagai bentuk seperti image, books, recipe, patents, maps, blogs dan news misalnya.

DuckDuckGO (www.duckduckgo.com) adalah mesin pencari yang memberikan hasil pencarian mendetil pada suatu domain, dan memberikan jalan pintas (shortcut) ke situs-situs lain seperti AMAZON, WIKIPEDIA, IMAGE-BING, IMAGE-GOOGLE, YOUTUBE, NEWS, MAP dengan cara yang sederhana yaitu menggunakan simbol tanda seru (!).

Hasil pencarian detil pada domain tertentu dihasilkan berdasarkan hasil pencarian awal. KAta kunci yang ditentukan oleh pengguna akan menghasilkan hasil pencarian, dan setiap hasil pencarian terdapat link MORE RESULTS, klik pada link tersebut akan mengarah ke hasil pencarian berdasar kata kunci awal di domain hasil pencarian yang dipilih tadi.

Jalan pintas ke situs-situs dapat dilakukan dengan mengetikan kata kunci lalu memilih situs khusus yang disediakan pada drop down menu, atau dengan mengetikkan !a (untuk akses ke Amazon) atau !w (wikipedia) misalnya di belakang kata kunci. Contoh : Student Centered Learning !a (akan mengarahkan pencarian ke Amazon untuk mencari buku tentang Student Centered Learning).


Metasearch adalah mesin pencari yang mencari informasi pada beberapa mesin pencari sekaligus, contohnya DOGPILE, MAMMA . Mereka menggunakan mesin-mesin pencari lain untuk mencari informasi dan hasilnya ditampilkan. Metasearch membantu pengguna untuk mendapatkan variasi hasil dari beberapa mesin sekaligus.

Sementara direktori adalah alat pencari yang sudah menyajikan daftar topik untuk membantu arah pencarian seperti topik pendidikan, kesehatan, belanja dan sebagainya. Yahoo : http://dir.yahoo.com/ dan DMOZ : http://www.dmoz.org/ adalah contoh direktori. Pencarian dengan direktori kadang dibutuhkan ketika fokus pencarian hanya pada hal tertentu, misalnya mencari jurusan tertentu dalam hal studi lanjut di di negara tertentu.

Sumber :
Notess, Greg R. “The Review of Google”. Search Engine Showdoen: the User Guide for Web Searching. Oct, 10 2006. Akses di http://www.searchengineshowdown.com/features/google/review.html. Nov, 12 2008.

DuckDuckGo, www.duckduckgo.com

23 Sep, 2014 | othie |

Kata Kunci

Kata kunci adalah kata-kata penting dalam sebuah teks. Kata-kata tersebut penting karena dianggap mewakili teks. Teks dapat berupa artikel, paragraf, abstrak, buku atau bahkan sekedar judul.

Kata kunci biasanya berupa kata benda, sekalipun kata lain seperti kata sifat dan kata kerja dapat juga menjadi kata kunci. Namun demikian yang paling umum adalah kata kunci berupa kata benda.

Dalam melakukan pencarian dengan mesin penelusur atau pencari, kata kunci menjadi penentu untuk menemukan sumber informasi yang dimaksud atau yang tepat. Untuk itu penentuan kata kunci menjadi penting karena sering kali sumber informasi tidak ditemukan karena kata kunci yang digunakan tidak sesuai.

Bahasa juga menentukan dalam menemukan sumber informasi. Banyaknya sumber informasi dalam bahasa Inggris di Internet menyebabkan kebanyakan sumber informasi yang tersedia dalam bahasa Inggris. Karena itu, penting untuk menggunakan istilah bahasa Inggris untuk mendapatkan sumber informasi yang tepat.

Beberapa langkah yang dapat membantu :
1. tentukan kata kunci dari sumber informasi yang dicari
2. terjemahkan kata kunci terpilih ke dalam bahasa Inggris menggunakan aplikasi penerjemah, seperti Google Translate
3. perhatikan padanan kata yang lain dengan menggunakan Thesaurus Roget misalnya
4. gunakan kata kunci untuk mencari
5. evaluasi sumber dari sisi pengarang dan penerbit, pilih sumber yang dapat dipertanggung-jawabkan
6. perhatikan hasil yang diperoleh dengan membaca sebagian dari sumber informasi, temukan istilah lain yang lebih tepat/mewakili
7. gunakan kata kunci baru yang ditemukan dari sumber
8. lakukan langkah 4-7 hingga menemukan sumber informasi yang tepat dan dapat dipercaya


22 Sep, 2014 | othie |

Evaluasi BLOG dan WIKI

Dalam penulisan karya ilmiah, sumber yang digunakan sebagai informasi pendukung adalah sumber informasi yang telah diuji di bidang ilmunya: peer-review, dan uji materi pada pengujian ilmiah seperti pendadaran/sidang. Artinya karya ilmiah harus dapat dipertanggung-jawabkan secara ilmiah oleh pakar lain di bidangnya. Karena itu, tulisan di blog pribadi tidak termasuk di dalamnya.

Sementara ensiklopedia dala bentuk fisik dan elektronik, seperti wikipedia, juga tidak dapat digunakan menjadi sumber informasi pendukung karya ilmiah karena sifat sumber informasinya. Ensiklopedia adalah sumber informasi tersier, seperti halnya indeks dan abstrak. Ensiklopedia digunakan ketika kita membutuhkan informasi dasar tentang sesuatu. Sumber dari ensiklopedia beragam. Wikipedia bahkan membuka kesempatan bagi pengguna untuk menambahkan konten pada suatu bahasan sehingga satu bahasan ditulis oleh banyak orang. Hal ini menyebabkan sulitnya evaluasi terhadap isi wikipedia.

Berikut adalah cara untuk karakteristik dam cara evaluasi sumber informasi dari blog dan halaman wiki.

BLOG


Blog adalah jurnal pribadi yang ditayangkan secara online dengan isi yang disesuaikan dengan tujuan dan maksud penulisnya. Isi blog sepenuhnya diatur dan ditulis oleh pemilik blog untuk konsumsi umum atau komunitas terbatas dan terbuka untuk menerima komentar dari pembaca.
Untuk mengevaluasi blog, hal-hal berikut dapat digunakan menjadi pedoman:
1.kebanyakan tulisan blog berfokus pada hal-hal yang berpotensi untuk didiskusikan daripada hal-hal pribadi
2.isi blog ditulis oleh pengarang atau penulis atau author yang jelas
3.penulis isi blog memiliki keahlian pada bidang yang mendasari topik dari blog-nya
4.komentar-komentar terhadap isi blog berkaitan dengan inti dari permasalahan yang dibahas dalam isi blog
5.Isi blog disitir pada blog lain. Memanfaatkan mesin pencari blog seperti Technorati, Google Blogs atau mesin pencari umum untuk mencari.
6.Blog dipelihara dengan baik dengan isi yang terus bertambah secara periodik. Ini dapat dilihat pada arsip pada blog.
7.Gunakan Delicious untuk mencari link pada blog.

Wiki


Wiki adalah website yang setiap artikel/tulisan yang ditayangkan ditulis oleh beberapa orang sekaligus atau diubah oleh orang lain.

Untuk mengevaluasi wiki, perhatikanlah hal-hal di bawah ini:
1.halaman ABOUT perlu diperhatikan untuk mengetahui pendukung dari wiki, tujuan dan deskripsi dari wiki tersebut.
2.Wiki yang dimaksud apakah sesuai dengan kebutuhan informasi
3.Periksa penulis atau pengubah isi dari topik wiki yang diinginkan, apakah keahlian mereka berkaitan dengan isi dari topik.
4.Periksa apakah perubahan-perubahan yang terjadi pada halaman tersebut logis dan beralasan
5.Lihat apakah ada sumber-sumber lain yang disitir atau menjadi link pada halaman tersebut. Kunjungi link tersebut dan evaluasi. Link pada wiki berpotensi menjadi sumber informasi yang sesungguhnya dan lebih lengkap
6.Periksa apakah ada petunjuk dan pedoman bagi kontributor
7.Cari tahu apakah ada yang bertanggung jawab terhadap wiki.
8.History atau rekap dari perubahan isi pada wiki dapat digunakan untuk melihat perubahan-perubahan yang terjadi.

Sumber : Cohen, L & Jacobson, T.E. (2009). Evaluating Web Content. University at Albany Libraries. retrieved :http://library.albany.edu/usered/eval/evalweb/

22 Sep, 2014 | othie |

E-Journal

Electronic Journal pada umumnya merupakan versi digital dari jurnal tercetak yang sudah ada. E-Journal tersedia melalui berlangganan langsung kepada penerbit e-journal atau membayar akses ke penyedia database e-journal. Penyedia database e-journal biasanya mengumpulkan berbagai macam e-journal yang berisi artikel ilmiah untuk kemudian menyediakan layanan jasa akses ke artikel-artikel ilmiah tersebut.

Ribuan bahkan ratusan ribu artikel ilmiah dari berbagai penerbit jurnal ilmiah yang dikelola oleh penyedia dengan mengkatagorikan dalam bermacam database : computing, medical, humanities, business dan library science. Tidak jarang beberapa katagori menjadi satu database untuk mempermudah bagi mereka menjual paket akses database ke calon pelanggan.
Jenis tulisan yang penyedia kumpulkan beragam : artikel ilmiah, thesis/disertasi, paper, artikel koran, review buku, dan artikel majalah. Karya tulis yang beragam itu kedalaman aksesnya bergantung pada kesepakatan penyedia dengan penerbit. Beberapa penerbit mempersilahkan akses penuh (full text) tetapi penerbit-penerbit lain hanya menyediakan akses sampai abstrak saja, atau akses penuh tapi setelah masa terbit jurnal versi cetaknya berumur 1-2 tahun. Ini disebut embargo.

Kebaharuan dari artikel ilmiah jurnal lebih tinggi dari buku teks. Topik penelitian yang disajikan baru dan diterbitkan sesuai dengan topik tiap edisi. Kebaharuan ini membantu pengguna untuk mencari ide dan sumber informasi untuk penelitian atau karya ilmiah yang akan dilakukan. Ketersediaan secara online memudahkan distribusi dan akses, tapi juga berharga sangat mahal.
Untuk itu Perpustakaan Nasional Indonesia menyediakan akses ke berbagai database e-journal yang mereka langgan dan mereka sajikan untuk siapapun di Indonesia yang menjadi anggota Perpusnas. Untuk syarat yang mudah itu dapat langsung dipenuhi secara online di http://e-resources.pnri.go.id/ dengan mendaftarkan diri menjadi anggota perpusnas untuk mendapatkan nomor anggota, dan nomor anggota tersebut digunakan untuk mendaftarkan akun untuk akses elektronik jurnal di e-resource.

Mengakses database e-journal membutuhkan strategi sederhana untuk mendapatkan sumber informasi yang dibutuhkan. Misalnya untuk mengakses PROQUEST :
1. Tentukan database yang dianggap sesuai dengan bidang ilmu atau topik penelitian
2. Tentukan kata kunci, dalam bahasa Inggris, untuk mendapatkan artikel jurnal
3. Pada hasil pencarian gunakan berbagai atribut seperti: tahun terbit, jenis karya dan subjek untuk menyaring hasil.
4. Baca judul dan abstrak untuk tentukan artikel mana yang dianggap tepat
5. Tentukan artikel lalu kirim beserta teks nya (PDF atau HTML) ke email sendiri untuk mendapatkannya.
Pencarian sering kali tidak mudah karena kata kunci yang dipilih, tetapi PROQUEST memberikan alternatif kata kunci yang dapat dipakai sehingga pengguna dengan mudah menggunakan untuk pencarian selanjutnya.

TUGAS PENCARIAN E-JOURNAL di PROQUEST
1. Kirimkan melalui PROQUEST 2 Bibliografi dan abstrak artikel ilmiah atau disertasi yang sesuai untuk mendukung rumusan masalah Anda.
2. Tuliskan NIM pada judul
3. Tuliskan Rumusan masalah pada message.


30 Sep, 2013 | othie |

Tugas Bibliografi - Literasi Informasi Theologia Semester Gasal 2011/2012

Tugas Literasi Informasi Theologia (kelas Bahasa Indonesia) adalah membuat bibliografi dari salah satu topik atau bahasan dari salah satu matakuliah yang sedang dijalani semester ini. Tentukan 5 sumber informasi yang mendukung topik tersebut. Kelima sumber informasi tersebut terdiri dari 3 jenis format: buku, website dan artikel jurnal elektronik. Jumlah dapat bervariasi misalnya : 1 buku, 2 website dan 2 artikel jurnal elektronik, atau 2 buku, 1 website dan 2 artikel jurnal elektronik, atau variasi yang lain.
Buatlah daftar bibliografi tersebut seperti contoh berikut.

Format atau gaya atau aturan membuat bibliografi dapat mengikuti aturan MLA (Modern Language Association) yang bisa dilihat di OWL- Purdue, Wikipedia-MLA atau UBC-MLA.

===============
CONTOH TUGAS
===============

Bibliografi

Topik : Evaluasi Sumber Informasi dari Internet

Website:
Engle, Michael. Evaluating Web Sites: Criteria and Tools. 22 December 2009. Akses 6 september 2010. http://www.library.cornell.edu/olinuris/ref/research/webeval.html

Jacobson, Trudi E. "Evaluating Web Content ". User Education: Instruction and Tutorial. Maret 2009. Akses 6 September 2010. http://library.albany.edu/usered/eval/evalweb/

Artikel e-journal:
Hart, T. A., B. S. Chaparro, and C. G. Halcomb. "Evaluating websites for older adults: adherence to 'senior-friendly' guidelines and end-user performance." Behaviour & Information Technology 27.3 (2008): 191-199. Academic Source Premier. EBSCO. Web. 6 Sept. 2010.

ONG, SOONGOO, PAIRIN KATERATTANAKUL, and JOO SEOK JEONG. "EVALUATING GOVERNMENT WEBSITE ACCESSIBILITY:: A COMPARATIVE STUDY." International Journal of Information Technology & Decision Making 7.3 (2008): 491-515. Academic Source Premier. EBSCO. Web. 6 Sept. 2010

Buku :
Batelle, John. The Search. : Bagaimana Google dan Para Pesaingnya Mengubah Aturan Bisnis. Jakarta : PT Elex Media Komputindo Gramedia, 2005


15 Aug, 2011 | othie |

© 2007 yoursite.com | Designed by DesignsByDarren
Ported to Nucleus CMS: Suvoroff