KONSULTASI AKADEMIK SP Blok 2 SISTEM INFORMASI

25 June, 2010 - Posted by: othie

Mahasiswa Sistem Informasi angkatan 2009 (perwalian UMI PROBOYEKTI) yang ingin konsultasi untuk SP Blok 2 silahkan datang konsultasi :

Senin 1 Juli 2010
jam 09.00-13.00 WIB.
di Perpustakaan lantai Basement

silahkan datang secara individu atau kelompok.

Sistem Informasi Penyiaran DIY

20 August, 2008 - Posted by: othie

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah DIY membuka peluang kepada 2 mahasiswa Kerja Praktek Program Studi Sistem Informasi untuk melakukan kerja praktek pada Komisi tersebut. Kerja praktek berkaitan dengan pengelolaan database tentang penyiaran di DIY. Untuk kasus dan kebutuhan lengkap silakan mahasiswa menghubungi Koord. Kerja Praktek untuk mendapatkan kontak personil, dan alamat sekretariat lembaga tersebut. Mahasiswa dapat langsung ke sekretariat tersebut dengan membawa surat pengantar untuk melakukan observasi dan survey guna menentukan proyek yang dapat dikerjakan di Komisi tersebut.

Pemanfaatan Perpustakaan Duta Wacana [Tutorial]

19 August, 2008 - Posted by: othie

Program tutorial yang interaktif untuk memperkenalkan Perpustakaan Duta Wacana secara fisik dan intelektual. Secara fisik memperkenalkan lokasi-lokasi untuk mengakses berbagai koleksi dan layanan. Secara intelektual memperkenalkan jenis koleksi dan cara pemanfaatannya. Pada setiap item yang dikenalkan, segala hal yang berkaitan dengan item tersebut akan diperkenalkan.
Prosedur cara meminjam dan mengembalikan buku akan ditunjukkan secara interaktif disertai dengan aturan dan ketentuan yang mengikutinya.

Secara fisik akan memperkenalkan:
1. ruang koleksi pasca sarjana dan segala aturannya untuk mahasiswa pasca sarjana dan mahasiswa program S1
2. ruang koleksi umum dengan memperkenalkan sedikit klasifikasi DDC
3. ruang koleksi referensi dengan memperkenalkan klasifikasi DDC dan jenis koleksi referensi dan reserved
4. ruang baca mandiri dan kelompok
5. laboratorium komputer dan aturan pemakaian
6. prosedur peminjaman dan pengembalian buku
7. prosedur masuk perpustakaan
8. prosedur bebas pustaka
9. prosedur bebas cekal perpustakaan saat registrasi

Program dapat diubah dan ditambah ruang dan pemanfaatannya. Perubahan terhadap keterangan aturan dan sebagainya dapat juga diubah, untuk dapat disesuaikan jika ada perubahan tata letak atau ruang di perpustakaan.

Tutorial dapat diakses secara web untuk semua mahasiswa baru dan mahasiswa yang belum mengenal perpustakaan.

Sistem informasi Pengarsipan Perpustakaan Duta Wacana

19 August, 2008 - Posted by: othie

Perpustakan memiliki dokumen-dokumen yang berkaitan dengan perkembangan, prosedur, tata tertib, hasil seminar perpustakaan, laporan perkembangan/evaluasi program dan hasil rapat perpustakaan. Dokumen-dokumen ini penting pada saatnya dan tidak tertata serta terekam dengan baik. Ini menimbulkan kesulitan untuk identifikasi dokumentasi dan penelusuran kembali dokumen secara fisik. Karena itu diperlukan sistem informasi yang mampu membantu pengarsipan dokumen-dokumen tersebut. Sistem informasi tersebut akan membantu pengarsipan fisik dokumen.

Kebutuhan terutama adalah merekam informasi tentang dokumen, mengklasifikasikan, menentukan lokasi fisik dan menyediakan alat penelusuran dokumen. Perkembangan jenis dokumen juga harus diperhatikan sehingga berbagai jenis dokumen dapat tersimpan dengan baik. Sampai saat ini dokumen yang ada berupa:
1. hasil rapat
2. dokumentasi layout ruangan
3. buku manual komputer
4. surat-surat garansi komputer
5. CD driver
6. tata tertib perpustakaan
7. hasil seminar/workshop
8. laporan dan presentasi tentang perpustakaan
9. anggaran perpustakaan tahun-tahun sebelum
10. artikel-artikel perpustakaan

Sistem Informasi Part-Timer Perpustakaan

19 August, 2008 - Posted by: othie

Perpustakaan memiliki tenaga part-timer dari mahasiswa UKDW yang bekerja di perpustakaan selama jangka waktu tertentu: 3 bulan, 6 bulan, berdasarkan proyek tertentu, atau berdasarkan kebutuhan tertentu. Proyek tertentu adala proyek-proyek insiden perpustakaan yang membutuhkan tenaga part-timer khusus untuk jangka waktu yang berbeda dari biasanya. Sementara kebutuhan tertentu adalah mahasiswa kerja voluntir selama 36 jam untuk mengganti sertifikat program universitas sebagai syarat lulus atau wisuda. Pekerjaan untuk part-timer beragam dan waktu shift juga tidak sama dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain.

Penghitungan waktu sangat penting untuk menentukan honor per bulan dan juga menentukan cukupnya kuota jam voluntir yang diwajibkan. Untuk itu perlu dibangun suatu sistem informasi yang membantu merekam jam masuk dan jam keluar, menghitung banyaknya jam kerja pada setiap akhir bulan, dan menghitung dari jumlah total jam tersebut berapa honor yang diberikan. Perhitungan honor mengikuti standar yang ditetapkan oleh Pembantu Rektor 3, artinya perubahan pun mengikuti ketetapan: honor Rp. 3000/jam untuk total 72 jam per bulan. Jika total jam lebih dari 72 jam/bulan, kelebihan jam dihargai Rp.2.500/jam. Semua menit diperhitungkan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah :
1. part-timer datang dan pulang tepat waktu. Jika part-timer datang terlambat, maka harus tetap pulang tepat waktu. Program membantu untuk mengontrol agar part-timer yang tidak pulang tepat waktu, artinya jika datang telat 10 menit, maka pulangnya tidak molor 10 menit agar memenuhi kuota waktu kerja.
2. jika ada kerja lembur sesuai dengan instruksi pengawas, maka program mengidentifikasi dan jam kerja yang lebih dari kuota biasanya tidak dianggap salah.
3. dapat menyediakan keterangan tentang kebutuhan kerja lembur atau kerja tambahan dan memerlukan verifikasi pengawas.

Laporan yang diperlukan:
1. perhitungan honor dilengkapi dengan keterangan, jam untuk kerja lembur dan kepentingannya
2. profil part-timer perbulan: keterlambatan, kerja lembur.
3. laporan pengeluaran honor untuk semua jenis part timer per periode
4. laporan daftar part-timer voluntir: data pribadi, data kolektif dan statistik kecenderungan per prodi.
5. profil part-timer per individu
6. surat keterangan bekerja di perpustakaan lengkap dengan deskripsi kerja dan periode kontrak

Perbandingan Metode K-Nearest Neighbor (KNN) dan Metode Decision Tree pada Klasifikasi Dokumen

24 June, 2008 - Posted by: othie

situs-situs berita online selalu menyajikan berita yang lengkap dan terkini, setiap hari jumlah dokumen yang ada akan semakin bertambah sesuaidengan jumlah berita yang masuk sehingga menyebabkan adanya kesulitan dalam pengelompokan dokumen atau pencarian kelas dokumen yang akan diinginkan oleh user. Oleh karena itulah dibutuhkan penyaringan atau pengklasifikasian dokumen yang secara otomatis akan memilih dan mengelompokkkan dokumen yang sesuai dengan kelasnya dengan cepat dan efisien, walaupun ada kemungkinan kualitas informasi yang diperolehnya tidak sebaik jika dilakukan secara manual oleh pengetahuan manusia.

Aplikasi sistem yang dibangun akan membandingkan metode KNN dan metode ID3 dalam mengklasifikasi dokumen, proses sistem dimuli dari preproses dokumen yaitu tokenisasi, stopword, dan setmming kemudian penghitangan bobot kata dengan metode TF-IDF, lalu melakukan feature selection untuk menentukan katak-kata yang digunakan, kemudian melakukan klasifikasi dengan metode KNN dan ID3 sehingga didapat keputusan yaitu hasil klasifikasi.

Dari hasil analisis yang dilakukan, metode KNN memiliki kecenderungan menghasilkan nilai presisi yang itnggi jika menggunakan nilai K=5, metde ID3 memiliki kecenderungan menghasilkan nilai presisi yang lebih kecil daripada KNN. Hasil klasifikasi sangat dipengaruhi kata-kata yang terpilih pada saat proses feature selection, nilai presisi cenderung lebih tinggi saat feature selection yang digunakan adalah 20%.

Skripsi dikerjakan oleh : Eduardus Irwan Suryanto TI-UKDW 02 th 2008

HOME

Categories

Archives

Resources

Search

Statistics

      Put here stat counters